Rancangan Acak Lengkap (RAL): Contoh dan Pembahasan

Dewasa ini, kita mengenal beberapa teknik rancangan percobaan diantaranya Pengacakan, Pengulangan, dan Kontrol Lokal. Naah, melalui postingan ini kita akan membahas teknik dasar pada rancangan percobaan yang melibatkan satu faktor perlakuan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL).

Apa itu Rancangan Acak Lengkap?

Rancangan Acak Lengkap adalah rancangan lapangan dimana seluruh satuan percobaan homogen. Metode rancangan ini termasuk yang paling sederhana jika dibandingkan dengan rancangan-rancangan lainnya. Dalam rancangan ini sumber keragaman yang diamati hanya perlakuan dan galat. Karenannya, RAL cocok digunakan untuk kondisi lingkungan, alat, dan media yang seragam.

Ciri-ciri Rancangan Acak Lengkap

Adapun beberapa ciri-ciri RAL diantaranya :

  1. Media atau bahan percobaan “seragam” (dapat dianggap seragam)
  2. Hanya ada satu sumber keragaman, yaitu perlakuan (disamping pengaruh acak)

Kelebihan dan Kelemahan dari Rancangan Acak Lengkap

Sebelum menggunakan Rancangan ini untuk Skripsi kamu, sebaiknya kamu terlebih dahulu mengetahui apa sih kelebihan rancangan ini dibanding yang lainnya:

Kelebihan RAL

  1. Fleksibel.
    Disesuaikan dengan sumber keragaman yang ada dan tidak ada batasan antara jumlah perlakuan atau ulangan.
  2. Mudah dianalisis
    Dari semua rancangan lapangan, RAL adalah rancangan yang paling mudah dalam analisisnya, walaupun dalam keadaan jumlah ulangan dan perlakuan tidak sama.
  3. Derajat bebas estimasi maksimum terdapat pada error.
    Ini berlaku hanya untuk percobaan-percobaan kecil atau untuk pengamatan dimana variasi luar besar.

Kelemahan RAL

Kelemahan dari penggunaan RAL (Rancangan Acak Lengkap) adalah syarat dari kondisi sampel haruslah homogen, tidak dapat dilakukan jika kondisi lingkungannya tidak seragam (hommogen), jumlah ulangan dan perocbaan yang rendah akan memberikan sebuah hasil data yang tidak konsisten.

Kapan percobaan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap)?

Anda dapat menggunakan RAL bila unit percobaan relative homogen. Ulangan yang dibentuk tidak menunjukkan keheterogenan sumber keragaman.

Alasan rancangan ini disebut rancangan acak lengkap, karena pengacakan perlakuan dilakukan pada seluruh unit percobaan. RAL digunakan bila faktor yang akan diteliti satu faktor atau lebih dari satu faktor.

Bagikan Artikel Ini :